Mulai dari kejelasan struktur yang ditampilkan dari ekspos rangka baja, desain, dan besaran ruang serta furnitur yang mendukung kebutuhan efektifitas kerja, sampai keasrian deretan bambu hias sebagai perwakilan keserasian dengan lingkungan alam.

Deretan bambu hias di Studio TonTon karya Antony Liu + Ferry Ridwan / Studio TonTon (Sumber: arsitag.com)

5.  Desain Kantor di Rumah

Sebagian orang merasa nyaman jika bekerja di rumah dan menjadikan rumahnya sekaligus sebagai kantor. Yang menjadi permasalahan adalah cara memisahkan area kantor yang publik dengan area rumah yang privat.

RAW Office karya RAW Architecture (Sumber: arsitag.com)

Secara cerdik, kantor lama RAW Architecture seluas 150m2 dilokasikan dalam garasi rumah. Tercermin dari namanya, finishing kantor ini menampilkan keindahan finishing kasar dengan pemanfaatan material alami.

RAW Office karya RAW Architecture (Sumber: arsitag.com)

Ukuran ruang sengaja dirancang sesuai efisiensi kerja untuk menciptakan rasa kebersamaan dalam pekerjaan desain maupun proyek arsitektur. RAW Office menjadi contoh kantor kecil di rumah yang mencoba mengeksplorasi desain dalam keadaan ruang terbatas di Jakarta.

RAW Office karya RAW Architecture (Sumber: arsitag.com)

Luas kantor yang terbilang sempit ini masih menyediakan sebuah ruang pertemuan dengan perpustakaan “Omah” yang dipercantik dengan guratan plywood. Lengkung langit-langit selebar 2,4 m seluruhnya terbuat dari pywood prefabrikasi.

6.  Desain Kantor Bernuansa Alam

Home Sweet Office karya Han Awal & Partners tahun 2008 (Sumber: arsitag.com)

Konsep kantor yang digagas Han Awal & Partners adalah Home Sweet Office.  Unsur kayu berupa balok dan batang kayu, kursi rotan, pepohonan, serta unsur air dimanfaatkan optimal agar desain kantor ini bernuansa alam dan dapat membawa kenyamanan serasa di rumah.

Home Sweet Office karya Han Awal & Partners tahun 2008 (Sumber: arsitag.com)

Rak pajang hasil karya arsitektur sengaja ditampilkan sebagai pengingat hasil kerja keras yang sudah dijalani dan penyemangat untuk lebih tekun dan kreatif di masa mendatang.

Home Sweet Office karya Han Awal & Partners (Sumber: arsitag.com)

Sistem pencahayaan lampu yang indah di malam hari, bukan sekedar mempercantik bangunan, tetapi untuk memberikan suasana nyaman dan tenang agar para pekerja lembur dapat menenangkan pikiran dan bersemangat untuk menyelesaikan pekerjaannya.

BACA JUGA  Gaya Plafon Jaman Now

7.  Desain Kantor Modern yang Nyaman  

DMHQ  karya Aboday Architect  tahun 2008 (Sumber: arsitag.com)

Dilihat dari bentuk dan tampilan eksteriornya, kantor ini bergaya arsitektur modern futuristik, sebagai jati dirinya yang terus maju sesuai perkembangan jaman. Namun ternyata, pemiliknya yang merupakan seorang usahawan wanita muda, menginginkan ruang kantor yang tidak terlalu formal dan lebih fleksibel.

DMHQ  di Jakarta, karya Aboday Architect  (Sumber: arsitag.com)

Beliau menginginkan taman menjadi penghubung antar area kerja, sebagai batas samar antara area indoor dan outdoor, menciptakan pancaran sinar matahari di sela dedaunan, dan membawa keasrian lingkungan hijau ke dalam ruang kerja.

8.  Desain Kantor Lega dan Berseni

Front Office BBDO Indonesia karya Delution Architect tahun 2015 (Sumber: arsitag.com)

Pada BBDO Indonesia, kantor sebagai ruang formal yang harus nyaman sudah terpancar mulai dari desain front office-nya. Kantor bergaya kontemporer, industrial, dan modern ini bernuansa sangat berbeda dan dinamis untuk memancing ide-ide kreatif dari pegawainya. Ketinggian rumah lampu yang dibuat bergelombang menampilkan kesan mengalir saat menyambut para tamunya.

Detail ukiran kayu pada meja recepsionist  BBDO Indonesia karya Delution Architect (Sumber: arsitag.com)

Bagian depan meja recepsionist didesain bernuansa Indonesia dengan elemen cap batik stempel yang diolah menjadi kulit meja. Desain ini untuk menegaskan BBDO juga memiliki karakter lokal Indonesia walaupun berpusat di New York.

Ruang Komunal di BBDO Indonesia Office karya Delution Architect (Sumber: arsitag.com)

Setelah melewati recepsionist, sebuah ruang komunal sebagai area untuk berdiskusi santai, terbentuk dari kursi-kursi puff dengan rupa seperti tangga yang dapat disusun sesuai keperluan pengguna.

Ruang Meeting kecil di BBDO Indonesia Office karya Delution Architect (Sumber: arsitag.com)

Ruang meeting kecil memiliki konsep semi lesehan seperti kultur orang Jepang, sehingga setiap pegawainya dapat berdiskusi dengan nyaman tanpa harus menggunakan ruang meeting utama.

Boardroom BBDO Indonesia Office karya Delution Architect (Sumber: arsitag.com)

Di balik area komunal terdapat boardroom utama yang disamarkan oleh elemen dekoratif kayu 3 warna.

Head Office di BBDO Indonesia Office karya Delution Architect (Sumber: arsitag.com)

Ruang pimpinan menggunakan konsep boxes yang diaplikasikan dengan kayu parket dan kaca clear. Material ini sengaja dipilih agar pimpinan tetap memiliki privasi, namun dapat memantau anak buahnya.

BACA JUGA  Inspirasi Penataan Hiasan Rumah

BBDO Indonesia Office seluas 950 m2 karya Delution Architect (Sumber: arsitag.com)

Setiap ruang dalam BBDO Indonesia Officememiliki konsep lighting berbeda-beda yang disesuaikan dengan konsep yang ingin ditampilkan. Secara keseluruhan kantor ini menggunakan konsep industrial kontemporer. Seluruh konsep ini tertuang dengan baik untuk menciptakan ruang kerja yang nyaman dan desain kantor kekinian yang membuat betah bekerja di sana.

 

WhatsApp chat