kontraktor jogjaDESAIN TAMAN VERTIKAL PADA RUMAH

Kontraktor Jogja – Jika kita mendengar taman, maka hal yang pertama kali terfikirkan oleh kita adalah hijau-hijau, tanaman, daun, segar, sejuk, dan lain sebagainya. Nah bagaimana jika taman ini diaplikasikan pada rumah Anda? Menarik bukan? Berikut ini beberapa inspirasi atau contoh desain taman vertikal yang bisa Anda gunakan pada pekarangan rumah Anda.

Tips Membuat Taman Vertikal

Tipe taman vertikal indoor ataupun outdoor, membuat taman vertikal memang nggak mudah karena bentuknya yang berbeda dari desain taman pada umumnya. Tapi dengan panduan yang tepat, membuat taman vertikal bukanlah hal yang sulit kok. Apa saja sih langkah-langkah yang harus diperhatikan saat ingin membuat taman vertikal di rumah? Yuk ikuti petunjuk dari Kania!

1. Pilihlah Tema yang Kamu Sukai untuk Taman Vertikal

Taman-Vertikal Temaverticalgardendesign.com

Memilih tema taman vertikal sebaiknya disesuaikan dengan tema desain rumah yang kamu miliki. Terdapat beberapa tema taman vertikal seperti klasik, modern, tradisional, atau gaya tropis. Selain tema, hal lain yang harus menjadi perhatian kamu saat membangun sebuah taman vertikal adalah pemilihan tanaman, karena tanaman sangat menentukan tema yang bisa kamu ambil.

Selain tema, kamu juga harus mempertimbangkan luas lahan yang nantinya akan kamu sulap menjadi taman vertikal. Nggak ada salahnya kamu mempertimbangkan ukuran taman rumah mini kalau memang luas lahannya terbatas.

2. Tentukan Dinding yang Cocok untuk Dibuat Taman Vertikal

Dinding Taman Vertikalallstateloghomes.com

Mulailah dengan memilih dinding yang cocok untuk disulap menjadi taman vertikal impian kamu. Jika kamu memiliki tembok yang kurang baik namun terpapar sinar matahari yang cukup, maka pilihlah tembok itu. Pilihlah juga tembok yang dirasa kuat untuk menopang beban tanaman yang nantinya akan dijadikan sebagai taman vertikal.

Perhatikan juga kekuatan dinding apakah rentan terhadap benturan dan benda tajam lainnya seperti paku serta mudah untuk dipasang benda tersebut? Karena nantinya dinding tersebut akan dilubangi dan diaplikasikan frame untuk sebuah taman vertikal impianmu.

Taman Vertikalpinterest.com

Selain kekuatan dari dindingmu, pastikan tata letak dan luas dinding yang akan kamu jadikan taman vertikal. Umumnya taman berada di di depan rumah, namun bila kamu termasuk orang yang unik dan berbeda, kamu dapat membuat taman vertikal di samping rumah, di lantai atas milikmu, atau di manapun yang kamu rasa cukup menerima sinar matahari. Pasti jauh lebih unik deh!

3. Memilih Tanaman dengan Cermat!

Taman Vertikal Tanaman Cermatquiet-corner.com

Seperti halnya berkebun, perhatikanlah matahari, posisi yang cocok untuk pengairan, angin, dan suhu udara saat memilih tanaman yang akan kamu tanam di taman vertikal impianmu. Pilihlah tanaman yang sesuai dengan tahan terhadap cuaca dan iklim.

Sebisa mungkin hindari menanam tanaman merambat, karena ketika tumbuh akan sulit dikendalikan arah pertumbuhannya dan bisa meluas ke mana-mana. Tanaman jenis semak dan bisa hidup dalam jangka waktu lama sangat dianjurkan.

Cocokkan juga tanaman yang telah kamu pilih dengan tanah yang ada. Tidak semua tanaman akan tumbuh subur di tanah tertentu, maka dari itu pada saat membeli tanaman, ada baiknya kamu juga menanyakan tanah apa yang baik untuk ditanami tanaman pilihanmu.

4. Buatlah Frame yang Sesuai dengan Ukuran Dinding Taman Vertikal

Frame Taman Vertikalglush.info

Langkah selanjutnya adalah membuat struktur dasar dari sebuah taman vertikal yaitu frame. Frame ini adalah rangka yang nantinya akan menopang plastik, kain dan juga tanaman. Mengurus taman vertikal memang gampang-gampang susah. Supaya kamu nggak repot, mengukur keseluruhan ukuran rangka secara tepat dan presisi bisa menghindari masalah yang nggak diinginkan ke depannya.

Salah satu rangka yang mudah didapatkan dan cukup kuat selain kawat tebal adalah pipa PVC berukuran ¾ inch. Kania sarankan jangan gunakan besi karena selain dapat berkarat, beban yang dimilikinya juga berat.

Selain besi, material kayu juga nggak dianjurkan. Selain mudah rapuh, beberapa jenis kayu bisa bertumbuh besar. Hal ini bisa saja mengganggu susunan taman vertikal idamanmu.

5. Pasanglah Terpal Plastik

Taman Vertikal Plastikpinterest.com

Setelah membuat frame dan sebelum memasangnya di dinding rumahmu, pastikan kamu memiliki bahan selanjutnya yaitu terpal plastik. Plastik nantinya akan dipasang untuk melapisi dinding rumahmu sebelum frame dipasangkan pada dinding. Plastik berguna untuk melindungi dinding rumahmu dari masuknya akar tanaman dan merembesnya air di dinding.

Pastikan plastik sedikit lebih besar dari ukuran frame yang telah kamu punya untuk mencegah akar dan air yang menyebar. Setelah memasang plastik di dinding, kamu bisa memasang frame yang  kamu miliki.

6. Pasang Kain yang Sesuai Pada Taman

Taman Vertikal Kainpinterest.com

Setelah plastik dan rangka siap, langkah selanjutnya adalah menyiapkan kain. Pilih kain yang tidak terlalu rapat dan memiliki jahitan kain yang cukup renggang, sehingga ada celah untuk tanaman bernapas. Isi kain dengan tanah kira-kira sampai sebesar ukuran frame yang sudah kamu pasang sebelumnya.  Jadi, kain berfungsi layaknya pot pada tanaman.

Taman-Vertikal Kainpinterest.com

Supaya taman vertikal milikmu lebih cepat selesai, kamu bisa menaruh kain berisi tanah pada frame sebelum digantungkan ke dinding. Pastikan seluruh susunan rangka taman vertikal telah rapi dan cukup kuat, sehingga tidak ada tanaman yang akan jatuh karena longgar ataupun karena kain yang sobek.

7. Aliri Taman Vertikal dengan Sistem Drainase Air yang Baik

Sistem-Drainase Taman Vertikallearn.livingdirect.com

Fungsi drainase adalah untuk mengatur dan menyerap kelebihan air supaya tidak menggenang. Sebuah taman vertikal membutuhkan sistem drainase yang baik supaya bisa tumbuh dengan subur. Sistem drainanse yang baik akan membantu tanaman tumbuh dengan sehat.

Pada taman vertikal, drainase menjadi sangat penting karena fungsinya yang menjaga kain berisi tanaman terjaga agar tetap lembap. Selain itu, jangan lupa untuk rajin memupuki tanaman ya. Alternatifnya, kamu bisa menggunakan pupuk cair yang bisa ditambahkan pada penampung air di sistem drainase.

Taman Vertikal Drainagetheguardian.com

Umumnya, taman vertikal menggunakan sistem drainase dari pipa poli. Pada dasarnya, sistem drainase yang terbaik untuk taman vertikal adalah sistem drainase yang mengalirkan air dari atas ke bawah dan tidak terlalu banyak mengeluarkan air. Kamu dapat membeli saluran drainase standar kini sudah banyak tersedia di pasaran dengan harga yang bervariasi.

Ada juga sistem drainase otomatis yang bisa mengalirkan air secara otomatis pada taman vertikal milikmu, ini merupakan pilihan terbaik untuk kamu yang memiliki banyak kegiatan dan super sibuk.

ARSITEK INDO KONTRAKTORKONTRAKTOR JOGJA | JASA ARSITEK | BANGUN RUMAH adalah satu-satunya solusi bagi anda yang mempunyai rencana membangun sebuah rumah, ruko, kost-kostan, toko, guest house, kantor, renovasi bangun dll. Konsultasi Gratis Siap datang ke tempat Anda KLIK DISINI. Atau hubungi kami di Telp/SMS/WA : 081558263270

WhatsApp chat