Kelebihan dan Kelemahan Lantai Semen Poles

Arsitek Kontraktor Jogja – Di artikel ini akan dijelaskan tentang kelebihan dan kelemahan lantai semen poles. Saat ini banyak sekali material pembentuk lantai. Ada lantai keramik, ada lantai marmer, ada lantai kayu, dan masih banyak lagi material lain. Nah setiap meterial itu memiliki kelebihan dan kelemahan masing masing.

 

 

Kelebihan

Tingkat Ketahanan Tinggi

Karena lantai semen tergolong keras, maka lebih tahan terhadap gesekan. Cakaran dari hewan peliharaan atau penggeseran perabot tak akan membuat lantai ini rusak tampilannya. Selain itu, Anda juga akan terhindar dari permukaan lantai yang menggembung akibat proses pemuaian.

Mudah Merawatnya

Sama seperti lantai keramik dan porselen, lantai semen cukup disapu dan dipel secara teratur. Namun sebaiknya pada lantai semen, lakukan peminyakan lantai sebanyak satu kali dalam 6 bulan, agar tampilannya tetap mengilap dan awet. Anda dapat menggunakan bahan alami seperti ampas kelapa, atau sealer untuk lantai semen jika ingin mendapatkannya di toko bangunan.

Multifungsi

Lantai dengan bahan semen ekspos ini dapat dipadupadankan dengan gaya desain interior apa saja, mulai dari klasik etnik, minimalis, ataupun industrial dan rustic. Warnanya yang netral membuatnya cocok pula untuk menjadi alas bagi nuansa warna apa saja di dalam rumah. Selain itu, lantai ini juga serbaguna jika ingin Anda beri lapisan karpet; mulai dari karpet biasa, tebal, tipis, bulu domba, hingga tikar lampit.

Ramah Lingkungan

Lantai ini tidak megandung zat kimia berbahaya, berbau, ataupun menimbulkan pencemaran. Karena itu, lantai semen tergolong ramah lingkungan, lain halnya dengan penggunaan lantai parket asli yang kurang ramah dengan lingkungan.

Dingin

Untuk udara tropis seperti Jakarta, lantai ini sangat dingin sehingga membantu Anda menciptakan suasana rumah yang sejuk. Namun jika Anda tinggal di daerah yang cukup dingin seperti Bandung, lantai ini justru bisa membuat Anda dan keluarga rentan sakit karena suhu lantai menjadi terlalu dingin.

Kelemahan

Keras dan Kurang Nyaman

Lantai yang keras sebenarnya cukup berbahaya bagi orang-orang lanjut usia dan anak-anak, apabila mereka jatuh. Selain itu, hal ini juga terkadang membuat Anda tidak nyaman saat berjalan dengan kaki telanjang. Anda akan merasa sakit pada telapak kaki, sehingga perlu melapisi dengan karpet atau menggunakan sandal rumah demi menghindari rasa tak nyaman tersebut.

Sering Timbul Retak Rambut

Dalam kasus ini, sebenarnya bisa menjadi kelebihan maupun kekurangan. Ada sebagian orang yang memang mengincar timbulnya retak rambut demi menghadirkan kesan klasik. Namun, tak jarang juga ini dianggap sebagai kelemahan karena kurang indah dipandang. Dengan perawatan yang benar, Anda dapat menghindari terjadinya retak rambut tersebut.

Lembap

Anda harus memastikan bahwa permukaan lantai semen halus dan rata. Karena jika tidak, udara lembap dan air menjadi mudah diserap sehingga dapat membuat lantai menjadi berlumut. Jika sudah seperti ini, otomatis lantai semen akan tampak jorok dan rusak.

Sulit Diperbaiki

Ketika ada bagian dari lantai semen yang pecah, satu-satunya cara adalah melakukan penambalan, sehingga hasilnya tak akan semulus bentuk semula. Hal ini menjadi kelemahan lantai semen bila dibandingkan dengan lantai porselen atau keramik, di mana Anda dapat mengganti bagian yang rusak saja, tak perlu keseluruhan.

WhatsApp chat