Rahasai Mengaplikasikan SemenRAHASIA MENGAPLIKASIKAN SEMEN

Cara mengaplikasikan Semen – Yang mendasari bagus tidaknya rumah, salah satunya adalah dengan pengaplikasian semen yang tepat. Mengapa tepat? Karena jika tepat dalam pengaplikasian maka semen akan kuat dan tidak retak. Berikut ini beberapa trik semen kuat dan tidak retak untuk bangunan rumah.

Cara Mengplikasikan Semen Rumah dengan Baik dan Benar

Berikut ini adalah beberapa cara mengaplikasikan semen pada bangunan rumah Anda.

1.    Merendam Batu Bata Di Dalam Air, 1 Jam Sebelum Penggunaan

Sering kita lihat bahwa pekerja konstruksi biasanya merendam batu bata di dalam tangki air, atau menggunakan selang air untuk membasahi batu bata. Ngomong-ngomong, sebelum memulai pekerjaan, diharuskan untuk membasahi permukaan hingga menjadi lembab terlebih dahulu.

2.    Perlu Membuat Garis Pedoman Pemasangan

Garis pedoman dalam pemasangan adalah untuk membuat pengikat diantara lapisan batu bata, dengan tujuan untuk menguatkan tembok. Ada banyak cara untuk membuat pedoman pemasangannya, tapi pada umumnya yang digunakan adalah bentuk “setengah batu bata”. Apapun bentuk pemasangannya, biasanya alasan utamanya tetap sama, yaitu untuk membuat tembok menjadi kuat.

3.    Buatlah Ketebalan Pemasangan Kurang Dari 1.5 cm

Dalam penggunaan batu bata atau bata blok, ketebalan lapisan pemasangan semen tidak boleh melebihi 1.5 cm dikarenakan akan menggunakan terlalu banyak semen, bahkan semen akan jatuh lebih banyak daripada yang dibutuhkan saat mengering (proses jatuh yang normal dan tidak berbahaya), dan juga cenderung membuat dinding menjadi tidak lurus. Terkecuali pada saat kita menggunakan mortar tertentu untuk beton ringan yang memiliki penguat daya rekat, formasinya biasanya mencapai 2-3 mm.

4.    Membuat Kolom Dan Palang Balok

Setiap kolom dan palang balok harus memiliki lebar 2.5 meter dan tinggi 1.5 meter karena ini berfungsi untuk meratakan berat dinding bata dan membantu menghindari dindingnya untuk terjatuh. Lebar kolom dan lebar palang balok tidak boleh kurang dari 15 cm dan ketebalannya harus sama dengan ketebalan batu bata. Strukturnya harus diperkuat sebelum mengecor untuk memperkuat dinding juga.

BACA JUGA  Pintu Anda Bunyi dan Berisik?

5.    Membuat Kolom Di Pintu Dan Jendela

Semua lubang bor harus memiliki kolom dan palang balok yang dikelilingi oleh bingkai, untuk membantu membingkai pintu atau jendela, yang akan selalu bergerak masuk dan keluar. Hal ini juga akan membantu untuk meratakan kekuatan yang dibebankan ke dinding bata. Jangan lupa untuk menempelkan kawat baja pada kusen untuk membantu penyebaran beban ke lantai dengan plesteran.

WhatsApp chat