Ruang Jemur Untuk RumahRUANG JEMUR UNTUK RUMAH

Ruang Jemur – Seiring dengan perkembangan jaman, sudah jarang rumah yang menggunakan desain rumah depan rumah terdapat sedikit ruang untuk menjemur pakaian. Bahkan hampir sudah ditinggalkan. Kebanyakan orang lebih memilih desain rumah dengan ruang jemur di dalam rumah. Ruang jemur ini, umumnya terdapat di belakang rumah dan dekat dapur. Bagi Anda yang tertarik akan membuat ruang jemur pada rumah Anda, kami siap membantu Anda dalam desain ruang jemur tersebut. Untuk info kami lebih lanjut KLIK DISINI.

Cara Membuat Ruangan Jemur di Dalam Rumah

Caranya, manfaatkan area sudut dalam rumah untuk menyimpan mesin cuci, kamu bisa menyusun papan kayu diatas mesin cuci untuk menyimpan keperluan mencuci seperti deterjen, pelembut dan berbagai perlengkapan lainnya.

Karena lahan yang terbatas, gunakan jemuran yang bisa diaplikasikan langsung pada tembok dekat mesin cuci. Pastikan ruangan memiliki bukaan yang cukup untuk sirkulasi dan cahaya, agar pakaianmu mendapat cukup ruang untuk bernafas.

Berikut yang Kontraktor Jogja rangkum mengenai tata letak ruang cuci agar tetap comfy dalam rumah minimalis.

Tidak Perlu Area yang Luas

Jika rumah Anda memiliki dua lantai atau tiga lantai, maka ruangan paling atas bisa dimanfaatkan untuk tempat menjemur. Tidak perlu area yang terlalu luas, Anda bisa menyisakan area seluas 2x3m untuk mengeringkan pakaian. Beberapa orang bahkan ada yang memanfaatkan balkon sebagai area jemurnya.

Berikan Atap

Meski fungsi utamanya sebagai tempat mengeringkan pakaian, namun ruang jemur yang ideal haruslah beratap. Untuk menghemat biaya, Anda bisa menggunakan atap temporer yang terbuat dari fiberglass atau serat kaca. Material ini berfungsi memantulkan panas secara tidak langsung menuju pakaian Anda.

Kehadiran atap juga memiliki fungsi lain, seperti mempertahankan warna kain agar tetap cerah. Selain itu, jika sewaktu-waktu hujan turun, dan Anda tak sempat memasukkan jemuran, atap jemuran akan menjaga pakaian Anda tetap kering.

Jaga Tetap Rapi

Ruang jemur Anda mungkin tidak selalu terisi pakaian dan kain yang digantung. Jika tidak digunakan, jangan jadikan ruang jemuran sebagai gudang. Alasannya, tumpukan barang bekas dan debu yang melekat akan membuat ruang jemuran menjadi semakin lembab dan kotor.

Ruang jemur juga umumnya diisi oleh peralatan mencuci, seperti mesin cuci, wastafel dan deterjen. Dengan luas yang minim, pastikan ruang jemur Anda tetap terlihat rapi.

Desain Lantai yang Tepat

Sama halnya dengan mendesain kamar mandi, ruang jemur yang cenderung basah juga sebaiknya memiliki lantai dengan keramik bertekstur yang tidak licin. Selain mengurangi resiko tergelincir, Anda juga lebih mudah untuk membersihkan lantainya.

Setelah itu, buat desain lantai dengan kemiringan sekitar 2 sampai 3 derajat. Dengan demikian air yang menetes dari pakaian basah bisa mengalir dengan mudah menuju saluran pembuangan.

Pilih Gantungan Baju yang Praktis

Salah satu masalah yang kerap ditemui ketika mendesain ruang jemur diruang sempit ialah desain gantungan atau rak pengering yang memakan tempat. Untuk mengantisipasi hal ini, Anda bisa mendesain gantungan yang membentang dari satu dinding ke sisi dinding lainnya.

Pilih material anti karat dan ringan seperti plastik atau alumunium untuk menjaga pakaian Anda dari noda dan jamur. Beberapa toko perlengkapan rumah tangga juga menyediakan model gantungan baju yang menempel di dinding dan bisa dilipat jika sewaktu-waktu tidak digunakan.

WhatsApp chat