Tips Agar Rumah Nampak Sejuk

Arsitek Indo Kontraktor –  Siapa sih yang ngga pengin punya rumah yang sejuk? Bukan hanya sejuk saat dipandang namun saat kita berada di rumah juga merasa adem sehingga membuat orang – orang betah untuk tinggal di rumah. Rumah yang sejuk tak hanya membuat penghuninya betah tapi juga merasa nyaman dan tenang saat berada di rumah.

Saat kita memiliki rumah yang terasa panas pastinya akan membuat penghuninya malas saat sedang di rumah dan membuat mereka ingin pergi keluar rumah untuk mencari suasana yang lebih sejuk. Rumah yang panas juga membuat kita boros karena setiap hari harus menggunakan AC atau kipas angin untuk pendingin ruangan sehingga menambah pengeluaran kita. Jadi lebih baik kita membuat rumah kita agar tampak lebih sejuk.

Beberapa Tips Agar Rumah Tampak Lebih Sejuk :

1. Pilih warna cat yang tepat

Pemilihan cat rumah pada setiap ruangan memiliki kesan yang berbeda-beda. Karena itu saat akan mengecat rumah, Anda harus benar-benar memperhatikan kesan warna cat yang akan Anda pilih.

Mungkin Anda tidak menyadari, bahwa pemilihan warna cat untuk kamar Anda sesungguhnya bisa memberi efek tertentu. Apabila Anda memilih warna cat kamar yang gelap, sudah tentu kamar Anda nantinya akan terasa lebih sumpek.

Karena itu, pilihlah warna-warna cat yang bisa mencerahkan. Warna-warna semacam biru pastel, hijau muda, atau kuning pastel yang lembut bisa menghadirkan sensasi tenang dan sejuk untuk orang yang berada di rumah tersebut.

2. Perhatikan Sirkulasi Udara di Ventilasi

Sirkulasi udara memiliki peranan sangat penting untuk menciptakan suasana kamar yang adem. Untuk kamar yang tidak dilengkapi pendingin ruangan, ventilasi menjadi sesuatu yang sangat diperlukan. Apabila tidak ada ventilasi yang memadai, udara yang bersirkulasi di kamar nantinya tidak mengalami pertukaran dengan udara di luar dan kamar kita akan terasa sangat pengap.

BACA JUGA  In hac habitasse platea dictumst

Apabila Anda ingin menciptakan ventilasi, ciptakan ventilasi silang. Yakni, ventilasi yang berada di arah saling berlawanan. Ini memungkinkan udara mengalir dari dalam ke luar atau sebaliknya dengan lancar, sehingga ruangan lebih terasa sejuk. Tapi bila Anda tak memungkinkan membuat ventilasi, minimal pasanglah Exhaust Fan.

3. Jangan menempatkan banyak barang di dalam kamar

Kamar yang terlalu banyak barang, selain terlihat sesak, juga membuat kamar terasa kurang nyaman dan sangat pengap. Semakin banyak barang diletakkan di dalam kamar, debu yang bertumpuk dan mengendap pun akan semakin banyak. Apabila barang-barang tak terlalu sering digunakan, atau tidak penting, letakkanlah di tempat lain.

4. Penempatan Jendela yang tepat

Dengan adanya jendela di kamar, selain menjadi sarana sirkulasi udara, juga bisa menjadi jalan masuk sinar matahari untuk masuk dengan leluasa. Namun saat kalian akan membuat desain ruangan, pertimbangkan untuk tidak menempatkan kaca di posisi matahari terbit. Saat matahari naik, Anda bisa merasakan panasnya ruangan.

Namun apabila tidak bisa diutak-atik, untuk mengakalinya, pasang saja tirai yang cukup tebal. Ini berguna untuk menghalau sinar matahari yang masuk. Dan apabila sedang tidak terlalu terik, biarkan jendela terbuka agar angin masuk.

5. Padamkan lampu atau beli  lampu dengan watt kecil

Lampu jenis apapun sudah tentu mengeluarkan energi panas bersama cahayanya. Lampu yang dinyalakan terus-menerus akan menyebabkan kamar terasa lebih gerah.

Apabila tidak digunakan, sebaiknya matikan saja lampu kamar. Namun apabila Anda kurang nyaman dengan suasana kamar yang gelap, manfaatkan lampu meja yang nyalanya tak terlalu terang atau lampu dengan watt yang kecil.

6. Maksimalkan pengarahan kipas angin

Ada sebuah trik sederhana memanfaatkan kipas agar kamar terasa lebih sejuk. Kalau dengan cara biasa, alias mengarahkan kipas langsung ke arah tubuh, memang akan mendinginkan tubuh untuk sesaat. Namun, cara tersebut bisa membuat Anda masuk angin. Apalagi kalau kipas Anda berdebu. Tentu saja semakin tidak sehat.

BACA JUGA  Desain Ruang Tamu Mewah
WhatsApp chat