Selain kecoa, hewan yang sering kita temui di dapur adalah tikus. Setelah belajar membasmi kecoa dari dapur, sekarang kita perlu tahu cara mengusir tikus dari dapur.

Perkembangan hewan mamalia ini tergolong cepat. Satu ekor tikus betina dapat melahirkan 12 anak setiap 3 minggu. Berarti dalam 1 tahun akan terlahir sekitar 200 bayi tikus.

Tikus merupakan binatang pembawa penyakit pes, salmonellosis, rabies, leptospirosis, trikhinosis, demam lassa, dan meningtis. Selain itu, kotoran, air liur dan urine (air kencing) dari tikus sangat berbahaya karena mengandung hantavirus yang berbahaya bagi kesehatan. Tikus juga merupakan hewan perusak, karena sering menggigiti kabel atau perabot dan mencuri makanan.

Cara membasmi tikus dapat menggunakan jebakan, racun tikus atau pengusir elektronik. Untuk cara alami, Anda dapat memanfaatkan buah mengkudu. Potong buah mengkudu kecil-kecil dan tebarkan pada area yang sering dilalui tikus. Cara ini dapat mengusir tikus dari rumah. Jika buah mengkudu sudah membusuk, ganti kembali dengan buah yang masih segar. Tikus biasanya akan menandai daerah yang dilewatinya dengan air kencing dan akan melewati lintasan yang sama.

Hal pertama untuk mengusir binatang-binatang pengganggu yang ada di rumah ini tentu dengan menjaga kebersihan rumah. Karena sisa makanan atau minuman yang tercecer atau berada di sudut sering terlewatkan sehingga memancing kehadiran hama pengganggu ini.

ARSITEK INDO KONTRAKTOR – KONTRAKTOR JOGJA | JASA ARSITEK | BANGUN RUMAH adalah satu-satunya solusi bagi anda yang mempunyai rencana membangun sebuah rumah, ruko, kost-kostan, toko, guest house, kantor, renovasi bangun dll. Konsultasi Gratis Siap datang ke tempat Anda KLIK DISINI. Atau hubungi kami di Telp/SMS/WA : 081558263270

WhatsApp chat